
Dalam merintis bisnis First Travel, bisa dibilang tak mudah untuk pasangan ini.
Ia membuat izin CV dengan nama First Karya Utama.
Untuk memodali usahanya, keluarga sepakat untuk menggadaikan rumah satu-satunya peninggalan sang ayah ke bank.
Tanpa pengalaman yang cukup dan bermodal nekat, Andika dan istri memberanikan diri memutar Rp 50 juta uang pinjaman tersebut.
Untuk izin usaha, alat-alat kantor dan sewa tempat, modal tersebut pun nyaris habis.
Di bulan ke enam, pinjaman di bank pun sulit terbayar.
Akhirnya rumah mereka disita bank, listrik pun diputus.
Karena semua itu terjadi, para tetangga mencemooh keluarganya.